Menjadi Guru (adalah) Pilihan

….
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu…

 

Penggalan lagu himne guru tersebut rasanya cukup untuk menggambarkan kemuliaan profesi seorang guru. Tanpa harus melanjutkan isi syair lagu diatas kita semua pasti setuju dengan pernyataan bahwa guru adalah profesi mulia dengan gelar pahlawan tanpa tanda jasa, walaupun maaf gajinya masih kalah dari profesi yang sering disebut “pahlawan devisa” :D

Namun menjadi guru adalah pilihan hidup, pilhan profesi, pilihan yang memang kita pilih sebagai jawaban kepada Allah Swt, jika di akhirat ditanya tentang kauhabiskan untuk apa waktumu? IDEALIS??? Memang…

Karena menjadi guru adalah pilihan hidup bukan kecelakaan dan bukan kebetulan menjadi seorang guru maka kita harus berusaha menjadi “guru pilihan” bukan hanya sekedar guru biasa-biasa saja. Karena menjadi biasa atau bisa menjadi membuat kita terkungkung dalam “zona nyaman”. Ketika kita berada dalam zona nyaman maka kreatifitas, potensi dan segala potensi yang kita miliki hanya akan berhenti sampai disitu.

Sebagai seorang pendidik di lembaga pendidikan islam terpadu kita harus senantiasa mewujudkan mimpi kita untuk kemajuan dan membesarkan lembaga bukan untuk kepentingan lembaga atau sekedar mencari posisi yang menarik di depan wali murid. Tetapi lebih besar dari itu semua kita harus bermimpi agar semua anak didik kita, murid-murid kita, siswa-siswa SDIT Insan Permata menjadi orang-orang yang bersaksi di hadapan Allah Swt bahwa mereka menjadi insinyur yang membangun masjid termegah di dunia, menjadi jenderal yang menegakkan sholat, menjadi dokter untuk orang tidak mampu, menjadi dosen bagi mahasiswanya, menjadi pemimpin negara ini, bahkan menjadi guru bagi orang yang tidak mampu KARENA mereka waktu kecil dididik oleh seorang guru adalah pilihan.

Mari menjadi guru pilihan bagi mereka

One thought on “Menjadi Guru (adalah) Pilihan”

  1. assalamualaikum ustadzah Ria
    ini saya Nisa.
    salam untuk ustadz/ustadzah.
    bagaimana kabarnya pada hari ini semoga selalu dalam lindungan Allah SWT
    juga gimana kabarnya sekolah.
    ustadzah, NISA kangen sama teman -teman .
    saya aslinya mau telfon ke ustadzah Ria
    tapi masih menunggu sambungan yang clear.
    ustadzah alamat rumah saya disini di Australia
    OXFOTERRACE NO.79
    ustadzah sekolah ku disini besar sekali
    aku kelas 3c
    teman ku disini bule-bule

    Nisa tutup dulu ya
    assalamualaikum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>