10 Keutamaan Hari Jum’at

jumat1. Bahwasanya ia adalah sebaik-baik hari.Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ’anhu dari Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam beliau bersabda,”Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya (hari cerah) adalah hari Jum’at, (karena) pada hari ini Adam diciptakan, hari ini pula Adam dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan darinya, dan tidaklah akan datang hari kiamat kecuali pada hari Jum’at.” (HR Muslim).2. Hari ini mengandung kewajiban sholat Jum’at

Kewajiban sholat Jum’at merupakan sebesar-besar kewajiban Islam yang paling ditekankan dan seagung-agungnya berhimpunnya kaum muslimin. Barangsiapa meninggalkannya (menunaikan sholat Jum’at) karena meremehkannya, niscaya Alloh tutup hatinya sebagaimana di dalam hadits shahih yang diriwayatkan Muslim.

Continue reading “10 Keutamaan Hari Jum’at”

Bersyukurlah Kala Terkena Musibah!

Ahmad-Mudzoffar-Jufri-460x250hasanalbanna.com – Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Dan apapun bentuk musibah yang menimpa kalian, maka itu adalah disebabkan oleh ulah tangan-tangan kalian sendiri, padahal Allah memaafkan (menutupi dan tidak menghukum) sebagian besar yang lain (diantara kesalahan-kesalahan kalian).” (QS. Asy-Syura [42]: 30)

Kita tidak bisa membayangkan seandainya seluruh kesalahan, kelalaian, keteledoran, pelanggaran, kemaksiatan dan dosa kita, disingkap dan dibeber semuanya serta dihukum setimpal oleh Allah Ta’ala di dalam hidup di dunia ini! (lihat misalnya QS. An-Nahl [16]: 61) dan QS. Fathir [35]: 45). Allahumma ‘afwaka..! Ya Allah, ampunan-Mu-lah yang selalu kami harap..!

Continue reading “Bersyukurlah Kala Terkena Musibah!”

Berpura-pura Jadi Pengemis Demi Berguru Pada Imam Ahmad

perjalanan-320x241dakwatuna.com – Pakaiannya compang-camping, lusuh, kusam. Ia berjalan dengan bantuan tongkat dan berpura-pura pincang. Rambut dan jenggotnya dibuat semrawut. Dengan tampang meyakinkan, tak akan ada seorang pun yang tahu bahwa ia adalah pengemis palsu. Benar, tak ada satu pun warga yang menguak identitas aslinya. Ia merupakan seorang ulama dari Andalusia (saat ini Spanyol dan negara sekitar), Imam Baqi bin Mikhlad.

Saat itu ia ingin sekali belajar pada salah satu imam empat, Imam Ahmad. Ia pun berangkat dari Eropa, menyeberangi Laut Tengah menuju Afrika, kemudian melanjutkan perjalanan panjang ke Baghdad, Irak, tempat tinggal Imam Ahmad. Tanpa kendaraan, Baqi yang saat itu masih berstatus penuntut ilmu menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki. Hanya satu tujuannya, berguru pada sang imam.

Namun, Baqi mendengar kabar mengejutkan begitu tiba di Baghdad. Khalifah yang berkuasa saat itu jauh dari jalan Islam yang hanif. Imam Ahmad yang vokal pada kebenaran pun bereaksi menasihati khalifah. Namun, sang imam yang sangat mengagungkan Al-quran dan sunah justru difitnah hingga dikucilkan. Ia juga dilarang mengajar ataupun mengumpulkan para penuntut ilmu. Imam Ahmad dianggap menentang paham yang dianut kekhalifahan. Sedih lah hati Baqi mendengar kondisi Imam Ahmad, guru yang diharapkannya memberikan ilmu barang satu ayat.

Continue reading “Berpura-pura Jadi Pengemis Demi Berguru Pada Imam Ahmad”